Friday, October 28, 2005

gigi bungsu

stelah kmaren lusa
hampir gak bisa tidur
pipi bengkak
kemaren ke dokter gigi
tanpa babibu
dokter bilang suntik dulu
hwaduh!
ga pernah disuntik di mulut
langsung mengkeret.. takut!
tapi alat-alat suntik sudah disiapkan
2 ampul kata dokter
mata mulai merem
pengen nangis tapi malu
dan mulai lah si istri menyuntik
satu... dua ...
si anak ikut menyuntik
tiga.. empat.. emmm
dokter berkata sesuatu
tapi kuping sudah tidak menyimaknya
sibuk mengaduh dan
hwaduhhh!!
si bungsu mulai ditariktarik
kekiri.. ke kanan..
arrrgggghhhh!!
dokter bilang dirotasi dulu?
hah apa itu ?
pengen pingsan..
napa gue gak pingsan2
ketika akhirnya berhasil dicabut
mereka membawanya ke lampu
dan terlihat begitu mengerikan
berlumuran darah dan airmata
akarnya 3, yang satu melengkung
yg dua sdh tumpul sebagian terkena abses
itu yg bikin gusi dan pipi bengkak
dan aku meringis kesakitan
menahan tawa
membayangkan pipiku yg peyang gak simetris
seperti pipi sinchan
pantes saja orangorang melihatku dgn mata seperti itu..

andaikan kau bisa kucabut dari hatiku seperti gigibungsuku ini
beberapa suntikan utk membuat hatiku matirasa
kemudian tang, untuk mencabut sampai ke akar
kapas dan suntik, untuk menyedot abis nanah yang menggerogoti akarmu di hatiku
kemudian dua jahitan untuk menahan darahnya
memang ada bekasnya
tapi rasa sakitnya akan berakhir
berakhir ...


No comments: